Ternak Ayam KUB - Dalam memelihara atau membudidayakan ayam KUB, tidak jauh berbeda dengan memelihara ayam kampung biasa. Bedanya hanya ada pada kebutuhan pakan yang mengandung protein dan kalsium yang lebih banyak. Hal ini jika pemelihara ingin mendapatkan hasil yang ideal dalam memelihara ayam KUB.
Ya, bagi siapapun yang memilih memelihara ayam KUB, tentu karena sudah paham bahwa ayam kampung ini akan lebih banyak menghasilkan telur dibanding ayam kampung pada umumnya. Nah protein dan kalsium tadi untuk mendukung terbentuknya cangkang telur lebih cepat.
Bagi yang ingin membudidayakan ayam KUB mesti mempelajari dan memahami sapta usaha pertenakan atau 7 langkah kegiatan dalam beternak KUB.
1. Memilih Bibit
Ketika ingin mendapatkan hasil maksimal dalam membudidayakan ayam KUB, memilih bibit yang dilakukan dengan cermat untuk mendapatkan bibit yang bagus akan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan kedepan.
Bibit bisa dengan mempersiapkan indukan yang bagus, DOC (Day Old Chicken) atau dengan telur (telur tetas). Bibit ayam yang dipilih terutama adalah ayam yang sehat, tidak cacat, dan berasal dari keturunan yang bagus produksinya.
Untuk pejantan, dipilih ayam yang berumur 1-1,5 tahun dan bertaji, sedangkan untuk induk dipilih betina yang sudah mulai bertelur, yaitu umur 7-8 bulan.
DOC yang akan dijadikan bibit, dipilih DOC yang memiliki ciri-ciri :
- Tidak cacat,
- Kaki segar (tidak kering),
- Struktur normal,
- Dubur bersih,
- Perut kering dan
- Bobot DOC minimum 27 gram/ekor.
Sementara untuk telur tetas dipilih telur yang bobotnya 36 – 46 gram, bentuk normal, kerabang halus mulus. Telur akan lebih baik bila ditempatkan pada ruangan dengan suhu dingin 16⁰C kelembaban 55%.
2. Menyediakan Kandang
Untuk memulai usaha peternakan, kita harus menentukan terlebih dahulu 3 model kandang yang dapat dipergunakan.
1. Kandang postal (litter),
2. Kandang bateri dan
3. Kandang umbaran terbatas.
Seperti yang sama-sama kita tahu bahwa ayam kampung, termasuk ayam KUB memiliki sifat liar, jadi alangkah baiknya jika ayam KUB dipelihara dalam kandang umbaran terbatas. Namun dalam kandang umbaran terbatas ini harus dilengkapi dengan tenggeran ayam yang biasa digunakan oleh ayam sebagai tempat istirahat dan tidur.
Meskipun bersifat umbaran harus tetap dilengkapi dengan tempat makan dan minum. Tidak hanya itu, kandang umbaran terbatas juga mesti dilengkapi dengan benda yang bisa dipatok supaya ayam tidak mematok temannya, misalnya batang pisang, serta tempat /sarang bertelur untuk ayam yang sudah memasuki periode bertelur.
Semua bahan dan kebutuhan kandang dan peralatannya dapat dibuat dari bahan yang mudah didapatkan di lokasi, yang penting, aman, nyaman, sehat bagi ayam dan mudah dibersihkan.
3. Menyediakan Pakan
Jenis pakan ayam KUB sama dengan pakan ayam kampung. Sedangkan jumlah pakan yang dibutuhkan dapat dilihat pada foto berikut :
4. Merawat Kesehatan Ayam
Dalam merawat ayam KUB harus senantiasa menjaga kesehatannya, baik melakukannya dengan cara mencegah serangan penyakit ketika ternak masih sehat dan mengobati ternak yang sudah terserang penyakit.
5. Mengatur Reproduksi
Bicara tentang reproduksi ayam KUB memiliki keistimewaan, Ayam KUB memiliki sifat mengeram rendah, sehingga lama waktu mengeram lebih singkat dibandingkan ayam kampung biasa. Sehingga ketika ingin melakukan penetasan telur dianjurkan dengan menggunakan mesin tetas.
Telur yang telah diseleksi dimasukan ke mesin tetas pada suhu 37,8oC dibolak balik merata sehari 3 kali sampai masa inkubasi 18 hari, kemudian biarkan jangan dibolak balik pada suhu yang sama sampai menetas pada inkubasi 21 hari.
Untuk menjaga kelembaban dalam mesin tetas, tempat air dalam mesin tetas harus selalu berisi cukup air. Untuk mendapatkan produksi yang baik, calon induk betina sejak menjelang bertelur (sekitar umur 4-5 bulan) sebaiknya jangan terlalu gemuk, peternak dianjurkan untuk mengikuti petunjuk pemberian pakan.
6. Panen
Ternak ayam memberikan beberapa hasil yang bisa dipanen dan dijual, berupa telur, anak ayam (DOC), ayam bibit, dan ayam potong /konsumsi.
Adapun hasil dari ayam KUB dibandingkan dengan ayam kampung biasa dengan pemeliharaan secara intensif, seperti dalam foto berikut:
7. Penanganan pasca panen dan pemasaran
Ayam KUB pada saat ini banyak diminati oleh para peternak, sehingga ayam KUB mempunyai prospek pasar yang bagus. Hal ini dibuktikan dengan beberapa peternak ayam KUB yang memasarkan hasil ternaknya berupa telur maupun DOC atau ayam KUB remaja melalui internet. Baik melalui sosial media seperti Instagram, facebook atau banyak juga yang menjajakan produk mereka melalui market place.
Demikian sapta usaha ternak yang mesti kita pelajari bersama, jika ada pendapat lain atau berdiskusi, boleh di kolom komentar ya.